Luas Lapangan Mini Soccer: Ukuran Standar dan Kebutuhan Lahannya

Luas lapangan mini soccer menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhitungkan sebelum membangun bisnis sewa lapangan mini soccer. Ukuran lapangan tidak hanya menentukan kenyamanan pemain, tetapi juga memengaruhi kebutuhan rumput sintetis, sistem drainase, area luar lapangan, hingga biaya pembangunan.
Banyak orang mengira bahwa luas lapangan sama dengan luas lahan yang harus disiapkan. Padahal, keduanya berbeda. Lapangan berukuran 30 × 50 meter, misalnya, memiliki luas 1.500 m², tetapi kebutuhan lahannya bisa lebih besar karena harus menyediakan ruang untuk sirkulasi, pagar, akses masuk, dan fasilitas pendukung lainnya.
Lalu, berapa ukuran standar lapangan mini soccer? Apakah lahan 70 × 60 meter cukup untuk membangun satu lapangan? ARS Multi Sport akani membahas ukuran lapangan, kebutuhan lahan, hingga cara menghitungnya agar perencanaan pembangunan lebih tepat.
Berapa Luas Lapangan Mini Soccer?
Luas lapangan mini soccer dihitung dengan mengalikan panjang dan lebar lapangan. Karena ukuran mini soccer dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek, luasnya tidak selalu sama.
Rumus dasar:
Luas lapangan = Panjang × Lebar
Berikut beberapa contoh ukuran lapangan mini soccer yang umum digunakan:
| Ukuran Lapangan Mini Soccer | Perhitungan | Luas |
| 20 × 40 m | 20 × 40 | 800 m² |
| 25 × 45 m | 25 × 45 | 1.125 m² |
| 30 × 50 m | 30 × 50 | 1.500 m² |
| 32 × 52 m | 32 × 52 | 1.664 m² |
| 35 × 55 m | 35 × 55 | 1.925 m² |
| 40 × 60 m | 40 × 60 | 2.400 m² |
| 42 × 52 m | 42 × 52 | 2.184 m² |
Ukuran tersebut merupakan contoh yang dapat digunakan sebagai referensi awal. Ukuran aktual lapangan perlu disesuaikan dengan konsep permainan, target pengguna, regulasi yang diterapkan, dan kondisi lahan.
Penting: luas di atas hanya menghitung area permainan, belum termasuk area di luar garis lapangan.
Ukuran Standar Lapangan Mini Soccer yang Perlu Diketahui
Tidak semua lapangan mini soccer memiliki ukuran yang sama. Dalam praktik proses pembangunan lapangan mini soccer, ukuran sering ditentukan berdasarkan luas lahan, kebutuhan bisnis, dan konsep fasilitas olahraga.
Berikut beberapa contoh ukuran lapangan berdasarkan kondisi lahan:
1. Lahan 20 × 40 Meter

Ukuran ini cocok untuk konsep lapangan mini soccer yang lebih compact.
- Ukuran lapangan: 20 × 40 meter
- Luas area permainan: 800 m²
- Cocok untuk: lahan terbatas, fasilitas komunitas, atau area latihan
- Catatan: perlu diperhitungkan ruang tambahan untuk pagar dan akses di sekeliling lapangan.
2. Lahan 30 × 50 Meter

Ukuran 30 × 50 meter menjadi salah satu pilihan yang cukup populer untuk pembangunan mini soccer.
- Ukuran lapangan: 30 × 50 meter
- Luas area permainan: 1.500 m²
- Cocok untuk: lapangan komersial, sekolah, dan fasilitas olahraga umum
- Catatan: luas lahan ideal perlu lebih besar dari luas area permainan.
3. Lahan 32 × 52 Meter
Ukuran ini juga sering digunakan sebagai referensi dalam perencanaan lapangan mini soccer.
- Ukuran lapangan: 32 × 52 meter
- Luas area permainan: 1.664 m²
- Cocok untuk: fasilitas olahraga dengan area permainan yang lebih luas
- Catatan: kebutuhan lahan tetap bergantung pada desain pagar, akses, dan fasilitas pendukung.
4. Lahan 40 × 60 Meter
Ukuran 40 × 60 meter dapat memberikan area permainan yang lebih luas dan fleksibel.
- Ukuran lapangan: 40 × 60 meter
- Luas area permainan: 2.400 m²
- Cocok untuk: lapangan komersial, pusat olahraga, atau fasilitas dengan kapasitas pengguna lebih besar
- Catatan: perlu perencanaan matang untuk area luar lapangan dan fasilitas tambahan.
Case by Case: Lahan 70 × 60 Meter
Bagaimana jika tersedia lahan 70 × 60 meter?
Luas total lahan:
70 × 60 = 4.200 m²
Lahan ini cukup luas untuk direncanakan menjadi satu lapangan mini soccer dengan area pendukung yang memadai, atau bahkan dua lapangan dengan ukuran tertentu. Namun, pembagian lahannya harus disesuaikan dengan kebutuhan.
Contoh skenario 1: Satu lapangan mini soccer
- Ukuran lapangan: 40 × 60 meter
- Luas lapangan: 2.400 m²
- Sisa lahan: 4.200 − 2.400 = 1.800 m²
Sisa lahan tersebut dapat dipertimbangkan untuk:
- Area parkir
- Akses kendaraan dan pejalan kaki
- Ruang tunggu
- Kantor atau ruang pengelola
- Toilet dan ruang ganti
- Area komersial
- Ruang terbuka atau fasilitas tambahan
Contoh skenario 2: Dua lapangan mini soccer
Misalnya direncanakan dua lapangan berukuran 30 × 50 meter:
- Luas satu lapangan: 1.500 m²
- Luas dua lapangan: 3.000 m²
- Sisa lahan: 4.200 − 3.000 = 1.200 m²
Namun, angka tersebut belum otomatis menjadi luas sisa yang bisa digunakan. Penempatan kedua lapangan, jarak antar lapangan, pagar, akses, dan fasilitas pendukung harus masuk dalam desain keseluruhan.
Kesimpulannya: lahan 70 × 60 meter memiliki potensi untuk satu atau dua lapangan mini soccer, tetapi keputusan ukuran dan jumlah lapangan sebaiknya dibuat melalui layout yang mempertimbangkan seluruh kebutuhan proyek.
Baca Juga: Simak Rincian Biaya Pembangunan Lapangan Mini Soccer Ukuran 60×40
Perbedaan Luas Lapangan dan Luas Lahan yang Dibutuhkan
Ini merupakan salah satu hal yang paling sering menimbulkan kesalahan dalam perencanaan.
Luas lapangan
Luas lapangan adalah area permainan yang berada di dalam garis lapangan.
Contoh:
Lapangan 30 × 50 meter = 1.500 m²
Luas lahan
Luas lahan adalah keseluruhan area yang digunakan untuk membangun fasilitas, termasuk lapangan dan area pendukung.
Contoh kebutuhan di luar lapangan:
- Area bebas di sekitar lapangan
- Pagar dan jaring pengaman
- Jalur akses
- Area masuk dan keluar
- Ruang tunggu
- Parkir
- Toilet dan ruang ganti
- Bangunan pendukung
- Sistem drainase
Karena itu, lahan 1.500 m² belum tentu cukup untuk membangun lapangan mini soccer berukuran 30 × 50 meter. Jika seluruh lahan digunakan tepat untuk area permainan, tidak ada ruang yang tersisa untuk kebutuhan lainnya.
Berapa Luas Lahan yang Dibutuhkan untuk 1 Lapangan Mini Soccer?
Kebutuhan lahan untuk satu lapangan mini soccer bergantung pada ukuran lapangan dan fasilitas yang ingin dibangun.
Sebagai gambaran awal, berikut contoh perhitungannya:
| Ukuran Lapangan | Luas Lapangan | Contoh Tambahan Area | Perkiraan Kebutuhan Lahan |
| 20 × 40 m | 800 m² | Area luar terbatas | ±1.000–1.200 m² |
| 25 × 45 m | 1.125 m² | Area luar dan akses | ±1.400–1.600 m² |
| 30 × 50 m | 1.500 m² | Pagar, akses, dan fasilitas dasar | ±1.800–2.100 m² |
| 32 × 52 m | 1.664 m² | Area luar dan sirkulasi | ±2.000–2.300 m² |
| 40 × 60 m | 2.400 m² | Area pendukung lebih luas | ±2.800–3.200 m² |
Catatan: angka kebutuhan lahan di atas adalah estimasi awal, bukan ukuran baku. Kebutuhan aktual dapat berubah berdasarkan desain lapangan, lebar area bebas, posisi pagar, akses, fasilitas komersial, dan kondisi lokasi.
Untuk lapangan komersial, sebaiknya jangan hanya menghitung luas rumput sintetis. Area parkir, ruang tunggu, toilet, ruang ganti, dan sirkulasi pengunjung juga perlu dipertimbangkan sejak awal.
Kebutuhan Lahan untuk 2 Lapangan Mini Soccer
Membangun dua lapangan mini soccer membutuhkan perencanaan yang lebih detail karena selain luas dua area permainan, terdapat kebutuhan ruang antar lapangan dan fasilitas bersama.
Contoh 1: Dua lapangan ukuran 30 × 50 meter
Perhitungan luas area permainan:
- Lapangan 1: 30 × 50 = 1.500 m²
- Lapangan 2: 30 × 50 = 1.500 m²
- Total luas lapangan: 3.000 m²
Namun, kebutuhan lahan tidak berhenti di angka tersebut. Masih diperlukan ruang untuk:
- Jarak antar lapangan
- Pagar dan jaring pengaman
- Jalur akses
- Area penonton
- Ruang ganti dan toilet
- Parkir
- Kantor pengelola
- Area komersial
Sebagai gambaran awal, dua lapangan berukuran 30 × 50 meter dapat membutuhkan lahan sekitar 3.600–4.200 m² atau lebih, tergantung desain dan fasilitas pendukung.
Contoh 2: Dua lapangan ukuran 40 × 60 meter
- Luas satu lapangan: 2.400 m²
- Luas dua lapangan: 4.800 m²
Jika ditambah area luar, sirkulasi, parkir, dan fasilitas pendukung, kebutuhan lahannya dapat menjadi lebih dari 5.000 m².
Contoh 3: Lahan 70 × 60 meter untuk dua lapangan
Total luas lahan:
70 × 60 = 4.200 m²
Jika dua lapangan berukuran 30 × 50 meter dibangun:
1.500 + 1.500 = 3.000 m²
Sisa luas secara matematis:
4.200 − 3.000 = 1.200 m²
Akan tetapi, sisa 1.200 m² tersebut harus dibagi untuk kebutuhan antar lapangan, pagar, akses, dan fasilitas pendukung. Karena itu, layout menjadi faktor penting untuk menentukan apakah ukuran tersebut benar-benar nyaman dan fungsional.
Cara Menghitung Kebutuhan Lahan untuk Lapangan Mini Soccer
Agar tidak salah dalam menentukan ukuran, perhitungan kebutuhan lahan sebaiknya dilakukan secara bertahap.
1. Tentukan ukuran area permainan
Tentukan terlebih dahulu ukuran lapangan yang diinginkan.
Contoh:
Panjang 30 meter × lebar 50 meter = 1.500 m²
2. Hitung area luar lapangan
Tambahkan ruang yang diperlukan di sekeliling lapangan untuk pagar, jaring, akses, dan kebutuhan keselamatan.
Contoh sederhana:
- Panjang lapangan: 50 meter
- Lebar lapangan: 30 meter
- Tambahan area luar: 2 meter di setiap sisi
Maka ukuran area keseluruhan:
- Panjang: 50 + 2 + 2 = 54 meter
- Lebar: 30 + 2 + 2 = 34 meter
Luas area keseluruhan:
54 × 34 = 1.836 m²
Artinya, lapangan 30 × 50 meter membutuhkan area sekitar 1.836 m² jika tersedia tambahan ruang 2 meter di setiap sisi.
3. Tambahkan fasilitas pendukung
Jika lapangan akan digunakan untuk bisnis, tambahkan kebutuhan seperti:
- Parkir kendaraan
- Toilet dan ruang ganti
- Area tunggu
- Kantor pengelola
- Kantin atau area komersial
- Gudang peralatan
- Jalur masuk dan keluar
Semakin lengkap fasilitasnya, semakin besar pula kebutuhan lahan.
4. Buat layout sesuai bentuk lahan
Luas lahan yang sama belum tentu menghasilkan layout yang sama.
Contohnya, lahan:
- 70 × 60 meter = 4.200 m²
- 84 × 50 meter = 4.200 m²
Keduanya memiliki luas yang sama, tetapi bentuk dan pembagian ruangnya berbeda. Karena itu, ukuran panjang dan lebar lahan harus diperhitungkan, bukan hanya total meter perseginya.
5. Perhitungkan kondisi lokasi
Selain ukuran, kondisi lahan juga perlu diperiksa, seperti:
- Bentuk lahan
- Kontur dan kemiringan
- Akses kendaraan
- Posisi bangunan existing
- Sistem pembuangan air
- Kebutuhan pekerjaan tanah
- Peraturan dan batas lahan
Perencanaan yang baik akan membantu menghindari perubahan desain dan biaya tambahan saat pembangunan berlangsung.
Kesimpulan
Luas lapangan mini soccer ditentukan berdasarkan panjang dan lebar area permainan. Beberapa ukuran yang umum digunakan antara lain 20 × 40 meter, 30 × 50 meter, 32 × 52 meter, hingga 40 × 60 meter.
Namun, perlu diingat bahwa luas lapangan berbeda dengan luas lahan yang dibutuhkan. Lahan harus menyediakan ruang tambahan untuk pagar, akses, drainase, parkir, dan fasilitas pendukung lainnya.
Sebagai gambaran:
- Satu lapangan 30 × 50 meter memiliki luas 1.500 m²
- Kebutuhan lahannya bisa sekitar 1.800–2.100 m² atau lebih
- Dua lapangan 30 × 50 meter memiliki luas permainan 3.000 m²
- Kebutuhan lahan dua lapangan bisa mencapai 3.600–4.200 m² atau lebih, tergantung desain
Untuk lahan 70 × 60 meter, tersedia total 4.200 m² yang dapat direncanakan menjadi satu lapangan besar atau dua lapangan dengan ukuran tertentu, tergantung kebutuhan fasilitas dan layout.
Konsultasikan Rencana Pembangunan Lapangan Mini Soccer Bersama ARS Multi Sport
Kontraktor Mini Soccer ARS Multi Sport dapat merencanakan pembangunan lapangan mini soccer tidak cukup hanya dengan menghitung luas lahan. Ukuran lapangan, kebutuhan area luar, sistem drainase, jenis rumput sintetis, hingga fasilitas pendukung perlu disesuaikan agar hasilnya optimal.
ARS Multi Sport membantu kebutuhan pembangunan fasilitas olahraga, mulai dari mini soccer, futsal, padel, hingga mini golf. Tim kami dapat membantu memberikan gambaran ukuran lapangan, kebutuhan lahan, serta solusi pembangunan berdasarkan kondisi lokasi.
📲 Konsultasikan rencana pembangunan lapangan mini soccer Anda bersama ARS Multi Sport.
WhatsApp: 628991569072
Dapatkan informasi dan konsultasi untuk membantu menentukan ukuran lapangan serta kebutuhan lahan yang sesuai dengan rencana proyek Anda.
Butuh Jasa Pembuatan Lapangan Olahraga?
Konsultasikan kebutuhan proyek Anda sekarang.
Hubungi via WhatsApp
